aku di pelukan
hangat tak pernah hilang
aromanya bertahta
setiap lekuk sama dengannya
desir darah sama dengan detak jantungnya
ia tetap menggenggam erat diriku dalam
lengan penuh sarat
selalu indah bersama dirinya
yang siap siaga menghaturkan
damai tiada ujung
wanita itu
ibuku tercinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar