Ada banyak beban yang ga bisa dimengerti. hal hal kecil mungkin tapi jadi berat, karena banyak jumlahnya. orang bingung kenapa makhluk sekecil ini mau banget dikasih beban berat. simpel aja gue ga tau harus ngapain di dunia ini selain menyibukkan diri, menengok hal baru, melakukan hal yang disuka dan bahkan mencoba hal yang paling ga disukai cuma buat tau batas kemampuan, atau bisa juga ngambil rintangan terbesar buat menyadarkan diri kalau masih banyak anak tangga yang belum diinjak. seberapa banyak si anak tangga itu? kapan kita tau kita udah di "upstairs"? kalo life plan kita terjalankan. berarti kalau orang yang ga punya lifeplan dia lagi ga meniti anak tangga. dari setumpuk life plan yang coba di jalanin banyak hal yang bikin jenuh, daily activity yang mempengaruhi besar kecilnya bintik kejenuhan itu.
gue seneng punya kegiatan sehari hari yang wew.. gila kalau di bikin list itu panjangnya ga karuan, mulai dari tugas sekolah yang kelewat batas sampai urusan program kerja osis yang setumpuk, cara ngejaga kehidupan sosial sama temen temen, cara ngejaga kepercayaan orang tua, cara ngejaga emosi orang tua dan cara ngejaga semua life plan berjalan sesuai dengan harapan.
gue termasuk anak yang mikirin life plan, umur sekian udah harus ngapain, punya apa, dimana, dan bisa apa. menurut gue fantasi pikiran tentang masa depan itu membuat lo ngerasa punya hak yang besar sebagai makhluk hidup. hak terbesar makhluk hidup berakal seperti manusia ya ga lain adalah bermimpi, bagi gue ga ada satupun orang yang bisa membatasi mimpi.
dan keberadaan orang orang disekitar gue adalah suatu roh yang luar biasa. gue merasa sangat bersyukur bisa punya banyak orang yang setiap hari menanyakan keadaan gue, how's life? are you alright? is there a problem? tell me please... simple sentence, rich meaning, wonderful...
Kamis, 15 Desember 2011
Jumat, 02 Desember 2011
2 KEPALA
seorang nenek nenek pernah menjadi remaja
tapi seorang remaja tidak pernah menjadi nenek nenek
mana yang lebih tau, nenek nenek atau remaja?
orang yang berpikir realistis akan menjawab sesuai perkembangan zaman, pada saat nenek nenek masih remaja mungkin saja pemberdayaan terhadap ilmu dan lainnya masih sangat minim dan bukankah seorang nenek nenek mengalami penurunan daya pikir diumurnya yang tergolong tua? berbeda dengan remaja zaman sekarang yang menikmati ilmu dan wawasan luas, dan bukankah seorang anak muda dapat melakukan sebuah perubahan dan seribu orang tua hanya dapat bermimpi?
orang yang berfikir logis akan menjawab bahwa bukankah kehidupan itu berregenerasi, ada saat dimana seorang remaja berjaya dan kemudian si remaja menjadi si nenek nenek, dan bukankah kisah kejayaan remaja sudah terukir di memori si nenek nenek, kita bicara tentang siapa yang lebih berpengalaman, bukan apa yang diberi oleh zaman untuk manusia. dan bukankah kejayaan dan kualitas sebuah pengalaman adalah kerelatifan yang jelas?
tapi seorang remaja tidak pernah menjadi nenek nenek
mana yang lebih tau, nenek nenek atau remaja?
orang yang berpikir realistis akan menjawab sesuai perkembangan zaman, pada saat nenek nenek masih remaja mungkin saja pemberdayaan terhadap ilmu dan lainnya masih sangat minim dan bukankah seorang nenek nenek mengalami penurunan daya pikir diumurnya yang tergolong tua? berbeda dengan remaja zaman sekarang yang menikmati ilmu dan wawasan luas, dan bukankah seorang anak muda dapat melakukan sebuah perubahan dan seribu orang tua hanya dapat bermimpi?
orang yang berfikir logis akan menjawab bahwa bukankah kehidupan itu berregenerasi, ada saat dimana seorang remaja berjaya dan kemudian si remaja menjadi si nenek nenek, dan bukankah kisah kejayaan remaja sudah terukir di memori si nenek nenek, kita bicara tentang siapa yang lebih berpengalaman, bukan apa yang diberi oleh zaman untuk manusia. dan bukankah kejayaan dan kualitas sebuah pengalaman adalah kerelatifan yang jelas?
TENTANG MIMPI
seberapa besar kekuatan sebuah mimpi? sebesar kepercayaan dirimu terhadap mimpi itu sendiri
ketidak yakinan pada mimpi akan menurunkan kualitas nyata dari sebuah mimpi
seberapa besar keberuntungan mempengaruhi sebuah mimpi?
ketidak yakinan pada mimpi akan menurunkan kualitas nyata dari sebuah mimpi
seberapa besar keberuntungan mempengaruhi sebuah mimpi?
Langganan:
Postingan (Atom)